Kenali Anatomi Kulit dan Fungsinya

anatomi kulit

Mungkin tak semua orang tahu tentang anatomi kulit manusia. Bisa saja anda memang belum tahu tentang anatomi pada kulit, tapi bukan berarti anda tak bisa mencari tahu tentang informasi tersebut.

Nah, pada kesempatan kali ini memang akan memberikan informasi seputar susunan kulit atau lapisan kulit, maka busa langsung saja simak artikel berikut ini. Mari, langsung ke pembahasan pertama.

Lapisan Kulit dan Fungsi

Kulit tersusun atas beberapa lapisan dan setiap lapisan memiliki fungsinya masing-masing. Nah, agar anda mengetahui tentang anatomi kulit atau bagian-bagian yang menyusun kulit, maka berikut ini adalah susunan lapisan pada kulit dan fungsinya.

1. Epidermis

Pertama ada epidermis yang merupakan lapisan terluar dari kulit, lapisan ini tentunya bisa anda lihat langsung. Lapisan ini memiliki ketebalan yang beragam bergantung dengan bagian tubuh. Lapisan paling tipis ada di kelopak mata, dan paling tebal ada di telapak tangan dan kaki.

Pada anatomi kulit epidermis ada tiga sel khusus, yaitu melanosit untuk menghasilkan pigmen, sel langerhans sebagai garis pertahanan pertama yang ada di sistem kekebalan kulit, dan ada sel merkel.

2. Darmis

Selanjutnya adalah dermis yang berada di antara epidermis dan jaringan subkutan. Dermis tersusun atas jaringan ikat, kapiler darah, lalu kelenjar minyak dan keringat, ujung saraf, serta juga folikel rambut. Selain itu dermis merupakan rumah bagi tiga jenis jaringan yang berbeda yaitu jaringan elastis, kolagen, dan serat retikuler.

Selain itu, lapisan dermis juga mengandung beberapa sel dan struktur khusus seperti Folikel rambut, kemudian Kelenjar sebaceous, Sel-sel Meissner dan sel-sel pipih berfungsi sebagaiĀ  mentransmisikan sensasi sentuhan serta tekanan, ada juga Kelenjar apokrin dan endokrin, pembuluh darah serta ujung saraf.

3. Jaringan Subkutan

Lapisan terdalam kulit adalah jaringan subkutan, hipodermis, dan subkutis. Sebenarnya bagian anatomi kulit ini bukan bagian dari kulit, tapi bagian inilah yang bisa membantu menempelkan kulit ke tulang dan otot. Jaringan subkutan pun adalah jaringan yang menyediakan kulit dengan saraf dan suplai darah di tubuh.

Lalu untuk Hipodermis merupakan jaringan yang sebagian besar berisi lemak, jaringan ikat, serta elastin, ini merupakan protein elastis yang berfungsi untuk membantu jaringan kembali ke bentuk normal setelah melakukan peregangan.

Itulah anatomi kulit pada artikel kesehatan kali ini. Agar kulit tetap sehat dan bersih tentunya menjaga kebersihan kulit adalah hal yang wajib. Anda bisa gunakan berbagai produk untuk menjadi kesehatan, kebersihan, dan kelembaban pada kulit.

Sama seperti jaringan lainnya pada tubuh, kulit juga dapat terjadi berbagai gangguan atau kelainan. Jika terjadi gangguan atau kelainan pada kulit, maka lebih baik untuk langsung kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *